Kebuners.comMembuat pupuk praktis dari limbah dapur, kenapa tidak?!. Pupuk untuk tanaman sebenarnya tak perlu didapatkan dengan membeli. Untuk kebun skala rumahan atau kebun urban farming, teman-teman kebuners hanya perlu sedikit eksperimen memanfaatkan sisa bahan makanan di dapur.

Membuat pupuk dari bahan sisa dapur memang tidak ada standarisasi melainkan spontan saja, walaupun tetap dalam pengertian akan manfaat dan fungsi bahan organik tersebut.

Misalnya memanfaatkan kulit pisang untuk membuat pupuk. Kulit pisang mengandung unsur hara makro berupa kalium (K) dan fosfor (P). Kulit pisang membantu pertumbuhan bagian akar dan pembungaan atau pembuahan.

Sementara ampas kopi juga sangat baik untuk tanaman. Manfaatnya untuk memperbaiki kondisi fisik seperti aerasi pada media tanam. Kopi (terutama yang telah basi) sangat disukai oleh cacing. Penggunaan ampas kopi untuk tanaman di dalam pot tidak dianjurkan pada tanaman tertentu yang ‘alergi pada media tanam yang asam’.

Tapi hal itu bisa diatasi dengan menurunkan konsentrasi ampas kopi. Gunakan secukupnya, atau bisa juga dengan membilas ampas kopi sebelum digunanakan.

Nah, mengenai kulit telur, anda tidak perlu membuangnya begitu saja, tapi simpan untuk beberapa hari hingga kering. Kulit telur kaya akan kandungan kalsium sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.

Ampas kopi dan kulit telur juga dapat mengurangi intensitas serangan hama pada tanaman, jadi selain bermanfaat dama membuat pupuk, juga bermanfaat untuk anti-hama.

Nah, video di bawah ini menunjukkan bagaimana membuat pupuk dengan memanfaatkan ketiga bahan sisa dari dapur. Sangat simpel. Membuat pupuk praktis dari limbah dapur.

(klik video singkat di bawah ini)

 

A post shared by KEBUNERS.com (@webkebuners) on

Sangat praktis dan mudah kan?

Kalau di rumah tidak ada blender, tak ada salahnya jika kulit pisang dicincang saja lalu dicampurkan pada media tanam, kulit telur juga dapat dihaluskan dengan diremas atau ditumbuk.

Pokoknya, manfaatkan limbah dapur untuk membuat pupuk organik sendiri, jangan dibuang percuma. Selain kulit pisang, ampas kopi dan kulit telur, bahan organik lain juga dapat dimanfaatkan.

Jika teman-teman kebuners punya pengalaman mengolah limbah dapur, ayo sharing dan berkebun secara organik bersama-sama :)