Hormonik merupakan hormon organik produk Natural Nusantara (Nasa) yang memiliki kandungan Hormon Zat Pengatur Tumbuh, yaitu Auksi, Sitokinik dan giberelin.
Hormonik merupakan hormon organik produk Natural Nusantara (Nasa) yang memiliki kandungan Hormon Zat Pengatur Tumbuh, yaitu Auksi, Sitokinik dan giberelin.

Agen Pupuk Organik Nasa – Hormonik merupakan salah satu produk PT Natural Nusantara berupa hormon organik yang membantu memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan.

Hormonik diproses dengan formula khusus dari bahan alami yang dibutuhkan oleh semua jenis tanaman. Produk hormon organik dari PT Natural Nusantara (Nasa) ini sangat aman digunakan bagi kesehatan manusia.

Hebatnya, selain dapat diaplikasikan pada tanaman buah maupun hortikulturan, termasuk juga tanaman hias, hormon organik Hormonik juga dapa diaplikasikan pada binatang unggas.

Kandungan Zat Pengatur Tumbuh dalam Hormonik

Hormon Auksin

Fungsi hormon ini untuk perbesaran dan diferensiasi sel, peningkatan respirasi tanaman, merangsang sintesis RNA, protein dan enzim. Auksin sangat berperan pada pembentukan jaringan pada fase pertumbuhan vegetatif.

Hormon Giberelin

Hormon giberelin mendorong pertumbuhan/pemanjangan tubuh tanaman (akar dan batang), merangsang pembungaan, menormalkan pertumbuhan tanaman yang kerdil.

Hormon ini bekerja secara saling membantu dengan hormon lain (sinergis) seperti hormon auksin. Dapat juga memacu pertumbuhan tanaman yang terhambat karena penyakit.

Hormon Sitokinin

Fungsi hormon ini yaitu pembesaran dan diferensiasi sel, menghalangi ketuaan, mengarahkan aliran asam amino dan zat makanan ke seluruh bagian tanaman dengan konsentrasi hormon sitokinin yang tinggi.

Fungsi dan Kegunaan Hormon Organik

  • Mempercepat proses pertumbuhan tanaman.
  • Memacu dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan.
  • Mengurangi kerontokan bunga dan buah.
  • Membantu pertumbuhan tunas tanaman.
  • Membantu pertumbuhan akar tanaman.
  • Memacu pembesaran umbi.
  • Meningkatkan keawetan hasil panen tanaman.
  • Memacu dan meningkatkan bobot unggas/ternak.

Cara Pemakaian Hormonik Nasa

  1. Kocok dahulu sebelum digunakan
  2. Dosis : Penggunaan 1-2 cc HORMONIK per 1 liter air.
  3. Penggunaan Hormonik akan lebih optimal jika dicampurkan POC Nasa (dosis 1 tutup Hormonik + 3 tutup POC Nasa ) per tangki.
  4. Penggunaan dengan cara disemprotkan terutama pada daun tanaman hingga merata.
  5. Tanaman semusim : mulai pertengahan usia tanaman hingga menjelang reproduksi, yaitu sebelum berbunga/ berumbi (3-6 kali semprot).
  6. Penggunaan semenjak awal tanam lebih baik.
  7. Tanaman tahunan : 2-4 bulan sebelum berbunga/berbuah ( 3-6 kali semprot).
  8. Unggas : Gunakan 1-2 tutup Hormonik + 1 botol (500 cc) POC Nasa / Viterna Plus, kemudian 1-2 cc dari campuran tersebut dilarutkan dalam 1 liter air minum diberikan ke unggas (ayam) setiap hari satu kali.
Kombinasi Hormonik dengan produk Nasa lainnya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Panen maksimal dengan produk Nasa.
Kombinasi Hormonik dengan produk Nasa (paket pertanian) lainnya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Panen maksimal dengan produk Nasa.

Hormonik sebaiknya digunakan bersamaan dengan produk lain dari Nasa. Khuspada pertanian, paket yang digunakan adalah Supernasa, POC Nasa dan Hormonik. Kombinasi ketiga produk ini membantu meningkatkan produksi.

Selain paket pertanian, Hormonik juga termasuk dalam paket budidaya perikanan, peternakan unggas (ayam potong dan bebek), dan paket tanaman buah.