BVR Pestisida biologi
Natural BVR (Beuveria Bassiana) Merupakan pestisida biologi yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara. Sebagai pestisida biologi atau agensi hayati, BVR dapat membasmi hama secara organik

Agen Pupuk Nasa – Natural BVR (Beuveria Bassiana) merupakan pengendali hama/pestisida biologis berbahan aktif beuveria bassiana yang merupakan cendawan parasitik. BVR masuk dalam kategori pestisida biologi, atau populer juga dengan istilah agensi hayati.

Penggunaan Natural BVR ini sangat baik, beberapa keunggulan pestisida biologi ini antara lain;

1. BVR bekerja secara efektif dan efisien sebagai pestisidan biologi terhadap hama sasaran
2. BVR Tidak mematikan musuh alami
3. BVR Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah
4. BVR merupakan pestisida biologi  yang aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan
5. BVR mendukung program pertanian berkelanjutan (sustainable farming)

Pestisida biologi BVR Cocok dugunakan untuk tanaman berikut ini;
Padi, Cabai, Tomat, Kacang panjang, Buncis, Semangka, Kentang, Bawang Merah & Daun, Kubis, Apel, Mangga, Coklat

Hama Sasaran Pestisida Biologi BVR

Wereng (Nilaparvata sp.; Nephotettix sp.; Sogatella sp.), Penggerek batang padi (Thryporhiza sp.;Chilo supressalis), Walang sangit (Leptocorixa accuta) (sasaran utama)
Thrips sp.; Aphis sp.; Tungau, Myzus sp.( sasaran lainnya)

Mekanisme Kerja Pestisida Biologi BVR

Natural BVR (Beuveria Bassiana) Adalah salah satu pilihan terbaik dalam membasmi hama sasaran. Pestisida organik ini ramah lingkungan
Natural BVR (Beuveria Bassiana) Adalah salah satu pilihan terbaik dalam membasmi hama sasaran. Pestisida organik ini ramah lingkungan

Natural BVR yang disemprotkan akan menempel pada makanan hama, lalu masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ hama dari dalam.

Natural BVR juga menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit.

Natural BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

Petunjuk Penggunaan Agensi Hayati BVR

1. Dosis 1-2 gram/liter atau + 100 gram per 1000 m2
2. Semprotkan ke tanaman pada sore hari
3. Bisa dicampurkan dengan POC NASA atau Hormonik

PERINGATAN PENGGUNAAN BVR

1. BVR sebagai agensi hayati yang merupakan spora tidak bisa digunakan bersama pestisida lain, sekalipun sama-sama organik.
2. Simpan ditempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari langsung.